Close

March 22, 2021

Lulus menyandang predikat Cumlaude, Widya Adiza Putri, S.T sabet piagam penghargaan

Pekanbaru: Kebahagiaan kini tengah menyelimuti keluarga kecil Widya Adiza Putri, ST. Pasalnya anak ke-2 dari 5 bersaudara dari pasangan Bapak Abadi dan Ibu Roza terpilih sebagai mahasiswi pemuncak pada Program Studi Teknik Geologi berdasarkan SK Dekan No;125/KPTS/FT-UIR/2021 mengawali periode wisuda ke-1 tahun 2021 Universitas Islam Riau (UIR).

Momen ini pun diunggah di akun Instagram nya dengan penuh rasa bangga setelah mengikuti prosesi wisuda online atau Daring (Dalam Jaringan), Sabtu (20/03/2021).

Widya Adiza Putri, yang sering dipanggil Iwid ini merupakan mahasiswi yang aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan baik didalam maupun diluar kampus. Lahir Duri 29 April 1998, telah menyelesaikan studi selama 4 tahun 0 bulan, serta menorehkan prestasi dengan mengantongi IPK 3.71 pada Program Sarjanan Teknik Geologi.

Merupakan hadiah istimewa dan membanggakan menyambut bulan puasa tahun ini. “Alhamdullilah, akhirnya tercapai cita- cita yang diharapkan orang tua. Saya merasa senang dapat memberikan kebanggaan tersendiri bagi orang tua dan keluarga,” ujar Iwid pada acara yudisium di Hotel Pangeran, Kamis (17/03/2021).

Hal senada juga dikatakan Kaprodi Program Studi Teknik Geologi UIR dalam sambutannya, “kami selaku pengelola Program Studi Teknik Geologi Universitas Islam Riau mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta wisudaan dan wisudawati periode I tahun 2021.

“Kini saatnya untuk menyosong hari baru, tanggungjawab baru, dan tetap belajar sepanjang hayat,” ujar Kaprodi.

Saat ini masyarakat tengah mengalami berbagai pergeseran paradigma sebagai akibat interaksi sosial dalam menjalankan kehidupan sehari – hari, dimana kemajuan teknologi saat ini menuntut dari setiap lulusan harus mempunyai kepercayaan tinggi untuk dapat menyesuaikan diri sebagai insan profesional dibidangnya.

“Harapan kami para lulusan mampu memberikan inovasi, mampu menciptakan kesimbangan dan mampu berbuat banyak untuk kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan ditengah tengah keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” kata Kaprodi.

Sebagai bentuk apresiasi atas predikat yang telah disandang sang pemuncak, pengelola program studi berinisatif memberikan reweed berupa “Door Prize” dan piagam penghargaan. Langkah ini kami ambil sebagai langkah strategis menciptakaan budaya kompetitif di antara mahasiswa, sehingga budaya belajar mandiri terarah dapat ditingkatkan sedemikian rupa, tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish